PENGHARAPAN DIDALAM PERGUMULAN


Mazmur 6 : 2 

“Ya Tuhan jangan menghukum aku dalam murkaMu, dan janganlah menghajar aku dalam kepanasan amarahMu.” 


Tidak jarang kita bertanya dalam hati kita: “Mengapa orang yang hidup takut akan Tuhan masih mengalami berbagai kemelut dan pergumulan, bahkan bencana dalam hidupnya, dipecat dari pekerjaan, mengalami penyakit yang parah bahkan kehilangan orang-orang yang dia cintai?”


Hari-hari ini memang sangat banyak orang yang mengalami hal yang demikian. Lalu muncul pertanyaan lain: “Apakah Tuhan berubah dengan janji-Nya?” jawabannya tentu tidak. 


Tuhan tidak pernah berubah, janji-Nya Ya dan Amin. Kalau membaca Mazmur pasal 6 ini kita bisa belajar bahwa Daud yang begitu sangat mengasihi Tuhan juga mengalami pergumulan yang sama, Daud mengalami pergumulan yang demikian berat, sampai seluruh tubuhya terasa sakit dan lemah. 


Selaras dengan pemahaman Perjanjian Lama bahwa penderitaan adalah akibat dari murka Tuhan atas dosa manusia itulah sebabnya dalam ayat 2, seperti Bahan Renungan Harian pada hari ini, yang merupakan suatu ungkapan doa permintaan supaya mendapat belas kasihan Tuhan.


Kalau membaca kisah ini kita dapat memahami bahwa pergumulan hidup dapat dialami oleh semua orang, entah dia orang percaya Tuhan, orang saleh ataupun orang fasik, semua mengalami pergumulan baik karena akibat dosa ataupun karena Tuhan izinkan terjadi. 


Tapi kabar baiknya adalah bahwa orang yang percaya pada Tuhan selalu ada pengharapan, selalu ada janji-janji Tuhan untuk melepaskan setiap orang percaya dari setiap pergumulan. 


Oleh sebab itu sesulit apapun hidup Anda, tetap setia, datang pada Tuhan dan percaya bahwa Tuhan tidak akan membiarkan kita dicobai melebihi kekuatan kita. 


Jangan putus asa, selalu ada jalan yang Tuhan bukakan pada saat jalan yang kita lalui tertutup. Pastikan setiap hari membangun hubungan dengan Tuhan lewat doa, pujian penyembahan dan membaca Firman Tuhan. Tuhan Yesus Memberkati.


Pdt. Fannada M, Sinaga, SSi, MTh

0 Komentar