SALING MENOPANG DALAM MELAYANI TUHAN


PILIPI 2:6-11 

Ketika kita mendengarkan Firman Tuhan dan kita mau menerimanya sebagai bentuk pengajaran yang akan memberkati kita maka apapun yang menjadi kesalahan maupun kegagalan kita di masa lalu dapat memotivasi kita untuk mengenal Tuhan dengan lebih dalam lagi.

Firman Tuhan bukan hanya berisi pengajaran tentang berkat sukacita bagi orang percaya tetapi juga nasehat yang penuh kasih. Bahkan Firman Tuhan mengajarkan agar kita dengan rendah hati dapat menerima orang lain sebagai diri sendiri. Kita diajar untuk tidak sombong dan egois karena hal itu juga yang sudah diberikan Tuhan kepada kita. Ia tidak pernah memikirkan diriNya sendiri bahkan Ia mempersembahkan diriNya untuk semua orang. Ia tidak pernah mengaggap hina orang yang berdosa namun akan senantiasa memandang mereka sebagai orang yang layak untuk menerima kasih Tuhan bahkan untuk orang berdosalah Ia datang ke dunia ini. Ia datang dalam rupa seorang hamba agar semua orang mau mendekat dan belajar tentang diriNya.

Remaja yang dikasihi Tuhan Yesus, pengorbanan yang telah diberikan Tuhan Yesus kepada saya dan kamu adalah pengorbanan yang penuh kasih dan tidak seorangpun yang dapat memahaminya menurut penilaian logika manusia. Tuhan Yesus menginginkan agar setiap orang yang menerimaNya dapat mengakui dan percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan Allah yang menciptakan segala sesuatu di dunia ini dan yang tetap berkuasa sampai selamanya. Jika Tuhan sudah memberikan yang terbaik bagi saya dan kamu maka sudah sepantasnya lah kita dapat m enunjukkan kasih Tuhan kepada orang-orang disekitar kita.

Semua dosa dan kesalahan kita, baik besar maupun kecil itu tidak lagi dipandang Tuhan sebagai sesuatu yang dapat memisahkan kita dari diriNya. Asal kita mau mengakui semua kesalahan dan menerima pengampunan dari Tuhan Yesus maka kita sudah diselamatkan dan beroleh kasih karuniaNya. Untuk itulah sebaiknya kita dapat menunjukkan betapa kitapun mengasihi orang lain dan menerimanya sebagai bagian dari diri kita.

0 Komentar