CINTAILAH FIRMAN TUHAN SEPANJANG HIDUPMU


2 Timotius 3:16-17


Ketika kita memiliki seseorang yang kita kasihi, ada keinginan untuk selalu dekat dengannya dan menghabiskan waktu setiap hari hanya bersama dengannya. Alasannya hanya satu yaitu karena kita mengasihi dia dan ingin menikmati saat indah yang penuh kasih hanya dengannya saja. Kita ingin mengenal lebih banyak lagi tentang orang yang kita kasihi tersebut dan kitapun ingin menunjukkan betapa kita sangat mengasihinya.

Pertemuan yang terus terjalin dengan baik akan membuat kita semakin mengasihi lawan jenis yang kita kasihi. Begitu juga dalam mengasihi Tuhan yang sudah menyelamatkan hidup kita ini. Dengan adanya kerinduan untuk tetap membaca Firman Tuhan (Alkitab) setiap hari maka kita akan semakin mengenal siapakah Tuhan Yesus Kristus itu dan apa yang menjadi keinginannya untuk dapat kita lakukan. Dengan demikian kita juga semakin mengasihiNya dan akan mempersembahkan hidup kita ini untuk membuat Ia senang akan hidup kita.

Namun harus kita akui betapa si jahat tidak menginginkan kita dapat mengenal dengan lebih baik kepribadian Tuhan Yesus dan kehendakNya dalam hidup kita. Kita hanya ingin memiliki Alkitab tetapi kita tidak pernah memberikan waktu dan hati untuk membukanya dan belajar tentang apa yang ada didalamnya. Alkitab hanya terletak di meja atau di lemari dalam keadaan yang masih baru dan mulus. Itupun kalau kita ingat untuk membawanya pada saat ke gereja atau mengikuti persekutuan remaja. Mungkin juga hanya Alkitablah buku yang tidak pernah mendapat perlakuan istimewa dari kita dan tidak kit abaca dengan sebaik mungkin (membacanya dari kitab Kejadian sampai Wahyu). Sementara kita tahu bahwa itulah senjata kita dalam melawan keinginan sijahat untuk merayu kita agar melakukan perbuatan dosa. Dalam hal ini Tuhan pasti sedih, karena Dia tetap setia untuk mengasihi dan memberkati kita tetapi kita tidak pernah memberikan hati untuk mengetahui betapa besarnya kasihNya buat kita.

Remaja yang dikasihi Tuhan Yesus, sebagaimana kita bisa mengasihi orang yang kita sayangi, Tuhan Yesus pun ingin diperlakukan demikian. Ia ingin agar kita dapat mengenal Dia dan kasihNya yang begitu besar buat kita. Dan tidak ingin kasihNya hanya bertepuk sebelah tangan saja tetapi Iapun ingin kita kasihi sebagaimana Ia mengasihi kita. Oleh sebab itu kasihilah Dia dengan rajin membaca isi hatinya sebagaimana yang tertulis dalam Alkitab.

0 Komentar