Galatia 3:8-10
Jangan berbohong ! itu adalah pesan yang senantiasa dikatakan orangtua kepada anak-anaknya maupun para pendidik di sekolah dan di gereja. Itu juga adalah perintah Tuhan sebagaimana terdapat dalam Hukum Taurat ke 9 dan harus dilakukan dalam kehidupan sehari-hari. Berbohong adalah suatu tabiat dosa yang melekat dalam diri kita. Ketika kita berbohong maka kita sudah tidak lagi berkata jujur kepada diri kita terlebih kepada Tuhan. Ketika kita mulai berbohong atau mengucapkan saksi dusta maka untuk selanjutnya kita akan gemar untuk berbohong lagi dan lagi.
Firman Tuhan mengatakan bahwa seseorang yang hidup dalam iman pasti akan dapat menanggalkan setiap kebiasaan yang buruk dalam hidupnya. Seorang yang beriman pasti memiliki keberanian untuk menyatakan kebenaran sekalipun untuk berkata jujur atas apa yang ia lakukan. Mungkin pada saat itu ia akan menerima resiko dari perkataan jujurnya baik dicaci, dikucilkan dari lingkungan atau menjadi kehilangan pekerjaan. Alkitab katakan setiap orang yang hidup dalam iman kepada Tuhan Yesus Kristus akan senantiasa diberkati sama seperti Tuhan memberkati Abraham. Artinya, sekalipun orang itu akan menerima resiko dari kejujuran yang ia katakana, Tuhan tidak akan pernah membiarkan dan meninggalkannya sendirian. Tuhan akan terlibat dan campur tangan dalam setiap langkah hidupnya.
Remaja yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, kita menyadari betapa kita mengerti maksud dan kehendak Tuhan dalam hidup kita. Bahkan kita bisa merasakan betapa besarnya keingininan dalam diri kita. Disaat kita enggan untuk melakukan suatu pelanggaran yang akan membuat Tuhan bersedih disaat itulah dengan sengaja kita melakukannya. Kita tau berbohong itu adalah dosa, namun kita sering melakukannya karena “kita terpaksa” dan harus melakukannya. Namun tahukah kita bahwa pengorbanan Tuhan Yesus di kayu salib pun menjadi suatu pergumulan yang hebat dalam diri kedaginganNya. Tetapi untuk mewujudkan rencana Allah bagi dunia ini, Tuhan Yesus rela meniadakan diriNya demi keselamatan manusia, itu jugalah yang diinginkan Tuhan bagi setiap remaja Kristen agar jangan pernah takut untuk memberitakan kebenaran yang dari pada Tuhan. Mungkin kita akan mengalami kesedihan secara lahiriah namun itu akan membentuk dan memampukan kita untuk tetap senang menyaksikan kejujuran sebagai sikap hidup orang beriman.
0 Komentar