Kis 10:34-43
Sudah menjadi suatu trend apabila remaja memiliki suatu kelompok dalam berinteraksi dengan sesamanya. Namun yang menjadi persoalan ada persyaratan dan kriteria untuk bergabung dalam kelompok tersebut seperti; harus anak pegawai negeri, harus memiliki hobby yang sama, harus dapat memenuhi kebutuhan semua kelompok, dsb. Artinya remaja sudah membuat suatu pembedaan atau kelompok-kelompok menurut penilaian sendiri. Akibatnya remaja menjadi membatasi diri dari orang-orang yang ada disekitarnya dan hanya mau berteman dengan anggota kelompok saja.
Remaja yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, taukah kamu bahwa pembedaan-pembedaan itu hanya manusia yang membuatnya? Sementara kita mengakui diri kita sebagai anak Tuhan.
Siapapun kita dan bagaimanapun status social keluarga kita itu semua tidaklah menjadi suatu syarat untuk mengenal dan mendapat kasih Tuhan. Semua orang dihadapan Tuhan adalah sama dan semua orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus mendapat kasih dan berkenan dihadapan Nya. Bahkan Firman Tuhan mengatakan bahwa semua orang percaya adalah saksi Tuhan di dunia ini yang bertugas untuk menjalankan misi Tuhan bagi semua orang agar dapat membawa jiwa semakin mempercayai Tuhan Yesus sebagai Juruselamat pribadi dalam hidupnya.
Sebagaimana orang percaya yang telah mendengar kabar keselamatan dari para saksi Tuhan yaitu para nabi sebagaimana tertulis dalam Firman Nya, maka Tuhanpun menginginkan agar kita semua dapat memberitakan injil bagi semua orang. Caranya dengan belajar mengasihi semua orang tanpa membuat suatu pembeda-bedaan. Lalu bagaimana dengan membuat kelompok berteman? Sebebarnya itupun baik namun biarlah melalui kelompok berteman tersebut setiap remaja semakin dibangun untuk mau berteman dan mengasihi siapa saja. Kelompok yang dibentuk harus menjadi wadah untuk mengenal Kasih Tuhan Yesus dan sebaiknya kelompok itupun harus menjadi kelompok remaja yang berprestasi serta menjadi pemacu bagi remaja lain.
0 Komentar