HIDUPMU ADALAH PERSEMBAHAN UNTUK TUHAN


Rom 6:5-11 

Siapakah saya? Ini adalah sebuah pertanyaan yang seringkali kita tanyakan kepada diri kita sendiri disaat kita sedang menghadapi persoalan atau disaat kita ingin mengenal akan siapakah kita sebenarnya. Sekalipun pertanyaan ini sifatnya umum namun tidak sepenuhnya kita bisa menjawab dan memuaskan diri kita dengan jawaban-jawaban yang bisa kita uraikan. Kita juga memiliki perasaan enggan untuk menanyakanya kepada orang lain karena kita takut diejek dan dikatakan bodoh karena tidak mengenal diri sendiri dengan baik.


Melalui nas ini, secara jelas kita bisa menemukan jawaban yang benar dan bisa memuaskan kita. Sesungguhnya kita yang telah mengakui keberadaan kita sebagai orang berdosa dan membutuhkan Tuhan Yesus sebagai Juruselamat dan Penolong dalam hidup kita telah membuat kita mengenal Dia sebagai Allah yang berkuasa dan mengetahui segala kehendak Nya serta dalam hidup kita. Kita tahu betapa berharganya diri kita karena kita bukan lagi menjadi hamba dosa tetapi rekan sekerja Tuhan Yesus di dunia ini. 

Kematian dan kebangkitan Tuhan Yesus telah memampukan kita untuk menanggalkan segala perbuatan dosa sehingga kita memiliki kekuatan dan harapan baru akan penyertaan Tuhan Yesus dalam hidup kita. Maut tidak lagi menguasai kita sekalipun kita akan mengalami kematian secara fisik namun roh kita akan tetap hidup selama-lamanya bersama Tuhan Yesus di sorga. Hidup kita yang sesungguhnya adalah persembahan yang mahal bagi kemuliaan Tuhan Yesus saja.

Remaja yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, telah jelas kita baca dan pahami tentang siapakah kita sesungguhnya dan untuk apa kita ada di dunia ini. Sekalipun kita lahir dari keluarga yang penuh dengan pergumulan hidup sehingga harus dikucilkan dari lingkungan karena kemiskinan, tidak bisa menikmati pendidikan yang baik ataupun kesehatan sebagaimana yang diinginkan, orang tua yang tidak memiliki pekerjaan yang tidak menetap, dsb namun di mata Tuhan kita adalah orang-orang yang berbahagia dan dikasihi Nya. 

Tuhan tidak pernah memandang kita dari segi kehidupan duniawi atau fisik semata. Tetapi karena kita sudah menjadika Nya Juruselamat dalam hidup kita maka kehadiran kita adalah sebagai mitra dan anak Nya yang akan tetap melakukan kehendak Nya disepanjang hidup kita. Kehadiran kita di dunia ini adalah untuk menyempurnakan rencana Tuhan sebagaimana awalnya. Itulah sebabnya Tuhan Yesus ingin agar setiap remaja Kristen dapat mempersembahkan hidupnya hanya untuk menyenangkan hati Tuhan saja.

0 Komentar