Kejadian 50 :15-21
Namun tidaklah demikian dengan Yusuf. Ia dikenal sebagai anak usia remaja yang benar-benar menjalani masa remajanya dengan penuh pendampingan dari ayahnya Yakub. Sekalipun dia mendapatkan kasih yang lebih dari Yakub, itu tidak membuat dirinya menjadi anak manja yang sombong atau tidak mau menaati perintah saudara-saudaranya. Bahkan ketika dirinya diperlakukan semena-mena oleh saudara-saudaranya, ia tetap mengasihi semua saudaranya. Tidak ada sedikitpun rasa curiga ketiak dirinya akan dijual oleh saudaranya ke Mesir atau keinginan untuk membalaskan dendam kepada semua saudaranya ketika ia menjadi penguasa di Mesir. Dia mampu melihat semua yang ia jalani dalam rangka menyempurnakan rencana Tuhan yang indah dalam hidupnya. Dia percaya bahwa kasih Tuhanlah yang telah menguasai hidupnya sehingga menjauhkan dia dari bentuk pembalasan terhadap orang-orang yang menyakiti dirinya.
Remaja yang dikasihi Tuhan Yesus Kristus, bagaimanakah jika kamu terus menerus diperhadapkan kepada orang-orang yang terus berbuat jahat padamu? Apa yang ada dalam hatimu melihat sikap mereka itu? Marilah belajar dari pengalaman kehidupan Yusuf yang benar-benar menanamkan Firman Tuhan dalam hidupnya. Ia memiliki iman percaya yang besar kepada Tuhan dan yang memampukanya melihat segala sesuatu adalah dalam perlindungan dan kuasa Tuhan saja.

0 Komentar